Pemahaman Bacaan

Menemukan ide pokok, simpulan, dan makna kata dalam teks.

Mode Latihan
Teks untuk Soal 1 - 4
(1) Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem pendidikan modern telah memicu perdebatan panjang di kalangan akademisi. (2) Di satu sisi, alat berbasis AI seperti tutor virtual dan pembuat ringkasan otomatis dinilai mampu meningkatkan efisiensi belajar siswa secara drastis. (3) Alat-alat tersebut dapat mempersonalisasi materi sesuai dengan tingkat pemahaman masing-masing individu. (4) Namun, para kritikus memperingatkan bahwa ketergantungan pada AI dapat mematikan daya kritis dan kreativitas siswa. (5) Jika siswa terbiasa mendapatkan jawaban instan, mereka akan kehilangan kemampuan untuk menganalisis dan memecahkan masalah secara mandiri. (6) Oleh karena itu, regulasi yang bijak sangat diperlukan agar teknologi ini menjadi katalisator, bukan substitusi peran guru.
Soal 1

Ide pokok dari paragraf tersebut adalah...

A. Cara kerja tutor virtual dan pembuat ringkasan otomatis.
B. Penolakan akademisi terhadap penggunaan AI di sekolah.
C. Perdebatan mengenai dampak positif dan negatif AI dalam pendidikan.
D. Hilangnya kreativitas siswa akibat jawaban instan dari AI.
E. Pentingnya peran guru yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.

Pembahasan:

Kalimat (1) merupakan kalimat utama yang menyatakan adanya perdebatan (pro dan kontra) tentang AI di pendidikan. Kalimat selanjutnya menjelaskan pandangan pro (2,3) dan pandangan kontra (4,5).

Soal 2

Pernyataan yang **tidak sesuai** dengan isi teks di atas adalah...

A. AI dapat menyajikan materi yang disesuaikan dengan kemampuan siswa.
B. Penggunaan AI secara berlebihan berisiko menurunkan kemampuan analisis siswa.
C. AI dirancang untuk sepenuhnya mengambil alih peran guru di masa depan.
D. Dibutuhkan aturan yang tepat untuk mengatur penggunaan AI di sekolah.
E. Kemudahan mendapatkan jawaban dapat mematikan daya kritis siswa.

Pembahasan:

Teks pada kalimat (6) justru menegaskan bahwa teknologi ini diharapkan menjadi katalisator, "bukan substitusi (pengganti) peran guru". Sehingga opsi C salah.

Soal 3

Makna kata **substitusi** pada kalimat (6) adalah...

A. Pelengkap
B. Penolong
C. Pengganti
D. Pesaing
E. Penantang

Pembahasan:

Substitusi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti penggantian sesuatu dengan yang lain.

Soal 4

Hubungan antara kalimat (4) dan kalimat (5) adalah...

A. Sebab-Akibat
B. Pertentangan
C. Penambahan
D. Perbandingan
E. Syarat

Pembahasan:

Kalimat (4) memperingatkan matinya daya kritis, lalu kalimat (5) menjelaskan proses atau rincian sebab-akibatnya: *Sebab* terbiasa jawaban instan, *akibatnya* kehilangan kemampuan memecahkan masalah mandiri.

Teks untuk Soal 5 - 8
(1) Fenomena El Nino yang berkepanjangan pada tahun ini membawa dampak serius bagi sektor ketahanan pangan nasional. (2) Kemarau ekstrem menyebabkan ribuan hektare lahan persawahan di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara mengalami gagal panen (puso). (3) Akibatnya, pasokan beras di pasar tradisional menurun drastis sehingga memicu lonjakan harga yang membebani masyarakat kelas menengah ke bawah. (4) Untuk memitigasi krisis ini, pemerintah terpaksa mengambil kebijakan impor beras dari negara tetangga sebanyak dua juta ton. (5) Langkah ini, meski diprotes oleh sebagian serikat petani lokal, dianggap sebagai jalan keluar paling rasional demi menjaga stabilitas harga pangan jelang akhir tahun.
Soal 5

Kalimat utama paragraf di atas terletak pada nomor...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Pembahasan:

Paragraf ini adalah paragraf deduktif. Kalimat (1) memuat ide pokok (dampak serius El Nino pada ketahanan pangan). Kalimat-kalimat selanjutnya adalah penjelas berupa rincian gagal panen, kenaikan harga, dan solusi impor.

Soal 6

Judul yang paling tepat untuk teks di atas adalah...

A. Protes Petani terhadap Kebijakan Impor
B. Bahaya Kemarau Panjang di Pulau Jawa
C. Kenaikan Harga Beras di Pasar Tradisional
D. Dampak El Nino terhadap Ketahanan Pangan dan Upaya Mitigasinya
E. Cara Mengatasi Gagal Panen di Indonesia

Pembahasan:

Judul D mencakup keseluruhan isi bacaan: memuat masalah (Dampak El Nino pada pangan) dan solusi yang diambil (Mitigasi/Impor beras).

Soal 7

Kata **memitigasi** pada kalimat (4) memiliki arti...

A. Menghilangkan
B. Menyembunyikan
C. Mengurangi dampak buruk
D. Menyelesaikan masalah secara total
E. Menunda kejadian

Pembahasan:

Mitigasi berarti upaya pencegahan atau tindakan untuk mengurangi dampak/risiko buruk dari suatu bencana atau masalah.

Soal 8

Kesimpulan implisit yang dapat ditarik dari kalimat (5) adalah...

A. Serikat petani lokal mendukung penuh kebijakan impor beras.
B. Pemerintah lebih memprioritaskan ketersediaan beras di pasar daripada keluhan petani lokal.
C. Impor beras dilakukan secara ilegal demi menstabilkan harga pasar.
D. Harga pangan akan selalu turun di akhir tahun terlepas dari adanya impor.
E. Petani lokal memiliki stok beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Pembahasan:

Karena pemerintah tetap melakukan impor demi stabilitas harga "meski diprotes petani", dapat disimpulkan bahwa prioritas saat ini adalah ketersediaan dan kestabilan harga bagi konsumen luas di atas protes petani.

Teks untuk Soal 9 - 12
(1) Transportasi publik yang terintegrasi merupakan urat nadi sebuah kota metropolitan. (2) Kehadiran MRT, LRT, dan TransJakarta memberikan opsi mobilitas yang efisien bagi warga ibukota. (3) Sayangnya, banyak warga yang masih enggan beralih karena merasa rute yang ada belum menjangkau kawasan permukiman mereka. (4) Mobil keluaran terbaru saat ini dilengkapi dengan fitur otonom yang bisa menyetir sendiri. (5) [...] , pemerintah daerah terus mengupayakan pengadaan *feeder* atau angkutan pengumpan (seperti JakLingko) untuk menjangkau jalan-jalan sempit.
Soal 9

Kalimat tidak padu (sumbang) dalam paragraf tersebut ditunjukkan oleh nomor...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Pembahasan:

Topik paragraf adalah integrasi transportasi publik massal. Kalimat (4) tiba-tiba membahas fitur mobil pribadi (otonom), sehingga menyimpang dari gagasan pokok.

Soal 10

Konjungsi antar-kalimat yang tepat untuk mengisi titik-titik pada kalimat (5) adalah...

A. Selain itu
B. Oleh karena itu
C. Akan tetapi
D. Sebaliknya
E. Meskipun demikian

Pembahasan:

Kalimat (3) menyatakan masalah (rute belum menjangkau permukiman). Kalimat (5) adalah solusi/tindakan (pengadaan *feeder*). Hubungan logisnya adalah simpulan akibat/sebab-akibat, sehingga digunakan "Oleh karena itu".

Soal 11

Frasa **"urat nadi"** pada kalimat (1) digunakan secara kiasan untuk menyatakan makna...

A. Jalan raya utama yang sering macet.
B. Sesuatu yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup/sistem.
C. Jalur kereta api bawah tanah.
D. Pusat pemerintahan daerah.
E. Aliran dana untuk pembangunan kota.

Pembahasan:

Urat nadi adalah pembuluh darah vital. Secara metaforis (kiasan), berarti penopang utama atau sesuatu yang sangat krusial agar sebuah sistem (kota) bisa beroperasi/hidup.

Soal 12

Mana di antara kalimat berikut yang merupakan bentuk **kalimat efektif**?

A. Bagi para penumpang bus TransJakarta diharap segera naik.
B. Waktu dan tempat kami persilakan kepada Bapak Gubernur.
C. Pemerintah membangun jalur sepeda untuk mengurangi kemacetan.
D. Rapat itu membahas tentang rencana perluasan rute MRT.
E. Banyak gedung-gedung tinggi di sepanjang jalan Sudirman.

Pembahasan:

A salah ("bagi" menghilangkan subjek). B salah (waktu/tempat tidak bisa dipersilakan). D salah ("membahas tentang" boros, harusnya membahas rencana). E salah ("banyak gedung-gedung" adalah bentuk jamak ganda). C adalah kalimat efektif S-P-O-K yang tepat.

Teks untuk Soal 13 - 17
(1) Gaya hidup sehat kini menjadi tren yang sangat populer sekali di kalangan masyarakat urban. (2) Mulai dari mengikuti kelas yoga, bersepeda, hingga memilih katering diet organik. (3) Hal itu didasari oleh kesadaran bahwa biaya pengobatan penyakit kronis sangat menguras kantong. (4) Disamping itu, paparan informasi dari media sosial membuat mereka lebih teredukasi soal gizi. (5) Namun, masih banyak orang yang keliru menafsirkan diet sebagai tindakan menahan lapar secara ekstrem.
Soal 13

Kesalahan penulisan kata pada paragraf tersebut terdapat pada kalimat...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Pembahasan:

Pada kalimat (4), penulisan "Disamping" salah. Sesuai PUEBI, preposisi 'di' yang menunjukkan arah/tempat harus dipisah: "Di samping itu".

Soal 14

Kalimat (1) merupakan kalimat yang tidak efektif karena mengandung unsur pemborosan kata (pleonasme). Perbaikan yang tepat adalah...

A. Gaya hidup sehat kini menjadi tren yang sangat populer di kalangan masyarakat urban sekali.
B. Gaya hidup sehat kini menjadi tren yang sangat populer di kalangan masyarakat urban.
C. Gaya hidup sehat kini menjadi tren yang paling terpopuler sekali di kalangan masyarakat urban.
D. Gaya hidup sehat adalah tren sangat populer sekali di kalangan masyarakat urban.
E. Masyarakat urban kini menjadi tren gaya hidup sehat yang sangat populer.

Pembahasan:

Pemborosan terjadi pada penggunaan kata "sangat" berurutan dengan "sekali". Cukup gunakan salah satu: "sangat populer" ATAU "populer sekali".

Soal 15

Kata rujukan **"Hal itu"** pada kalimat (3) merujuk pada...

A. Katering diet organik.
B. Biaya pengobatan kronis.
C. Kesalahan menafsirkan diet ekstrem.
D. Tren gaya hidup sehat (yoga, sepeda, diet) masyarakat urban.
E. Paparan informasi dari media sosial.

Pembahasan:

"Hal itu" merujuk pada gagasan utama kalimat sebelumnya, yakni mengapa gaya hidup sehat (seperti yoga, sepeda, katering) menjadi tren.

Soal 16

Agar kalimat (2) menjadi klausa yang utuh dan baku dalam paragraf, perbaikannya adalah dengan menggabungkannya ke kalimat (1) menggunakan konjungsi...

A. karena
B. sehingga
C. sedangkan
D. , seperti
E. agar

Pembahasan:

Kalimat (2) "Mulai dari mengikuti..." bukanlah kalimat utuh karena tidak ada subjek dan predikat induk. Ia adalah rincian/contoh dari tren di kalimat (1). Digabung menjadi: "...masyarakat urban, seperti mengikuti kelas yoga..."

Soal 17

Kata "keliru menafsirkan" pada kalimat (5) bersinonim dengan...

A. Salah kaprah
B. Gagal paham
C. Berbeda pandangan
D. Mencari alasan
E. Kurang mengerti

Pembahasan:

Keliru menafsirkan berarti salah dalam mengambil makna atau salah kaprah terhadap pengertian dasar sebuah istilah (diet disangka kelaparan).

Teks untuk Soal 18 - 21
(1) Pada hari minggu kemarin, rombongan Sma nusa bangsa melakukan studi lapangan ke candi prambanan. (2) Setibanya disana, para siswa ditugaskan untuk mencatat sejarah Relief yang terukir di dinding candi. (3) Budi yang bertindak sebagai ketua regu mengingatkan anggotanya, "Jangan lupa mencatat detailnya ya teman-teman!". (4) Mereka dipandu oleh seorang Tour Guide lokal yang menjelaskan cerita ramayana. (5) Kegiatan tersebut bertujuan agar para siswa faham akan nilai historis peradaban Hindu-Buddha.
Soal 18

Perbaikan ejaan huruf kapital yang tepat untuk kalimat (1) adalah...

A. Pada hari Minggu kemarin, rombongan SMA nusa bangsa melakukan studi lapangan ke Candi prambanan.
B. Pada hari Minggu kemarin, rombongan SMA Nusa Bangsa melakukan studi lapangan ke Candi Prambanan.
C. Pada hari minggu kemarin, rombongan SMA Nusa Bangsa melakukan studi lapangan ke Candi Prambanan.
D. Pada Hari Minggu kemarin, rombongan SMA Nusa Bangsa melakukan studi lapangan ke candi Prambanan.
E. Pada hari Minggu kemarin, rombongan sma Nusa Bangsa melakukan studi lapangan ke Candi Prambanan.

Pembahasan:

Nama hari (Minggu), nama instansi (SMA Nusa Bangsa), dan nama bangunan geografi/sejarah (Candi Prambanan) harus diawali huruf kapital.

Soal 19

Kesalahan penulisan kata depan "di" terdapat pada kata...

A. didinding (kalimat 2)
B. disana (kalimat 2)
C. ditugaskan (kalimat 2)
D. dipandu (kalimat 4)
E. di dinding (kalimat 2)

Pembahasan:

Kata "disana" menunjukkan tempat, sehingga penulisan "di" sebagai preposisi wajib dipisah menjadi "di sana". Sedangkan "ditugaskan" dan "dipandu" adalah pasif (sudah benar disambung).

Soal 20

Kesalahan penggunaan huruf kapital di tengah kalimat terjadi pada kalimat nomor...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Pembahasan:

Pada kalimat (2) terdapat penulisan "Relief". Karena bukan nama geografi, hari, orang, atau instansi khusus, kata benda awam seperti relief harus ditulis dengan huruf kecil (relief).

Soal 21

Kata bercetak miring pada kalimat (4) seharusnya...

A. Ditulis kapital semua karena gelar kehormatan.
B. Ditulis biasa saja tanpa miring.
C. Dipertahankan cetak miringnya karena merupakan istilah asing, namun huruf kapitalnya dikoreksi.
D. Diubah menjadi "pemandu Wisata".
E. Diberi tanda petik tunggal.

Pembahasan:

Istilah asing (*tour guide*) dalam teks Indonesia wajib dicetak miring. Namun penulisannya di teks adalah *Tour Guide* (kapital). Seharusnya ditulis huruf kecil miring *tour guide* karena ia sekadar nomina biasa.

Teks untuk Soal 22 - 25
(1) Dr. Andi Wijaya M.Sc, seorang peneliti bio-teknologi terkemuka, berhasil menemukan formula baterai dari limbah kulit singkong. (2) Penelitian tersebut memakan waktu selama 5 tahun (2018 s/d 2023). (3) Menurut Andi, "Limbah organik ini mengandung karbon aktif tinggi yang bisa menghantarkan daya listrik". (4) Ia telah mempresentasikan temuannya di depan 250 ilmuan internasional di tokyo, Jepang. (5) Berkat dedikasinya, dia menerima penghargaan dari presiden Republik Indonesia.
Soal 22

Kesalahan penulisan gelar dan nama pada kalimat (1) adalah...

A. Dr. Andi Wijaya M.Sc.
B. Tanda koma sebelum gelar M.Sc kurang (seharusnya Dr. Andi Wijaya, M.Sc.).
C. M.Sc seharusnya ditulis m.sc.
D. Dr. seharusnya ditulis dr. (huruf kecil).
E. Tidak perlu memakai gelar pada teks bacaan.

Pembahasan:

Sesuai PUEBI, antara nama orang dan singkatan gelar akademis yang mengikutinya harus dipisahkan dengan tanda koma. Jadi: Dr. Andi Wijaya, M.Sc.

Soal 23

Penulisan singkatan "s/d" pada kalimat (2) yang benar menurut ejaan bahasa Indonesia adalah...

A. s.d.
B. s/d
C. s-d
D. S.D.
E. s_d

Pembahasan:

Singkatan umum yang terdiri atas dua huruf dilambangkan dengan huruf kecil dan masing-masing diikuti tanda titik (s.d. = sampai dengan).

Soal 24

Tanda baca penutup yang tepat untuk melengkapi kutipan langsung pada kalimat (3) sebelum tanda petik penutup adalah...

A. Tanda koma (,)
B. Tanda titik (.)
C. Tidak memerlukan tanda baca.
D. Tanda titik dua (:)
E. Tanda seru (!) mutlak.

Pembahasan:

Kutipan langsung berupa kalimat berita harus diakhiri tanda titik (.) yang diletakkan *sebelum* tanda petik penutup. Contoh: "...menghantarkan daya listrik."

Soal 25

Pada kalimat (4) dan (5), terdapat penulisan kata tidak baku dan salah huruf kapital. Perbaikannya yang tepat adalah...

A. ilmuwan, tokyo, Presiden
B. ilmuwan, Tokyo, presiden
C. ilmuwan, Tokyo, Presiden
D. ilmuan, Tokyo, Presiden
E. ilmuan, tokyo, presiden

Pembahasan:

Baku dari "ilmuan" adalah "ilmuwan". "tokyo" adalah nama kota, wajib kapital "Tokyo". "presiden Republik Indonesia" adalah nama jabatan yang diikuti institusi/negara, wajib kapital "Presiden".