1. Pelayanan Publik
Mampu menampilkan perilaku keramahtamahan, cepat, dan tanggap dalam melayani.
Anda sedang bertugas di loket pelayanan. Tiba-tiba, seorang warga datang dengan marah-marah dan memukul meja karena merasa proses dokumennya sangat lambat padahal ia sudah menunggu sejak pagi. Sistem komputer di kantor memang sedang mengalami gangguan jaringan. Sikap Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan empati, profesionalisme dalam meredam emosi pelanggan, dan tetap memberikan solusi alternatif (pelayanan prima).
D (4 Poin): Menghindari konflik, namun kurang tanggap.
E (3 Poin): Memberi solusi namun terkesan lepas tangan.
A (2 Poin): Terlalu reaktif dan bisa memperkeruh suasana.
B (1 Poin): Emosional dan sangat tidak mencerminkan jiwa pelayanan publik.
Saat jam istirahat siang tiba, Anda sedang bersiap-siap untuk pergi makan. Tiba-tiba datang seorang bapak tua dari luar kota yang baru saja tiba dan memohon untuk dilayani agar ia bisa segera mengejar jadwal bus untuk pulang. Rekan-rekan Anda sudah meninggalkan loket. Tindakan Anda adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Menunjukkan pengorbanan dan pelayanan yang melampaui ekspektasi (*excellent service*) terutama kepada kaum rentan/lanjut usia.
D (4 Poin): Masih memberikan kepastian layanan meskipun ditunda.
C (3 Poin): Mendelegasikan tugas, tapi terkesan menghindari tanggung jawab.
A (2 Poin): Kaku pada aturan (jam istirahat) tanpa mempertimbangkan sisi humanis.
E (1 Poin): Perilaku tidak acuh dan sangat tidak profesional.
Anda adalah petugas antrean rumah sakit. Antrean saat ini sangat panjang. Tiba-tiba ada seorang ibu hamil yang meminta didahulukan karena merasa pusing, namun warga lain yang sudah mengantre lama mulai protes. Yang Anda lakukan adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Mengambil tindakan tegas sesuai SOP prioritas (ibu hamil/lansia/disabilitas) namun tetap menjaga komunikasi yang asertif kepada warga lain agar tidak terjadi konflik.
D (4 Poin): Solutif dan tanggap secara medis.
B (3 Poin): Tindakan benar namun komunikasi kurang baik (menimbulkan konflik).
A (2 Poin): Tidak memahami skala prioritas layanan publik.
E (1 Poin): Tidak efisien dan melempar tanggung jawab pengambilan keputusan.
Seorang kerabat dekat Anda datang ke loket instansi tempat Anda bekerja untuk mengurus perizinan usahanya. Ia menyisipkan amplop berisi uang di dalam map berkasnya dan berbisik agar berkasnya segera disetujui tanpa harus disurvei. Tindakan Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan integritas tinggi, anti-gratifikasi, dan menegakkan SOP tanpa memandang bulu (walau kerabat), dengan komunikasi yang tetap terjaga.
E (4 Poin): Menghindari konflik kepentingan, tapi tidak memberikan edukasi.
B (3 Poin): Menolak gratifikasi tapi masih nepotisme.
D (2 Poin): Menegakkan aturan namun tidak etis dalam berkomunikasi di ruang publik.
A (1 Poin): Pelanggaran kode etik (menerima gratifikasi).
Anda baru saja dipindahkan ke divisi baru. Anda mendapati bahwa sebagian besar anggota tim di divisi tersebut memiliki budaya kerja yang individualis dan jarang berdiskusi. Padahal tugas divisi ini membutuhkan kolaborasi. Yang akan Anda lakukan adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan inisiatif dalam membangun jejaring kerja (*networking*) dan mampu membawa perubahan positif secara perlahan dari bawah.
D (4 Poin): Profesional, namun tidak membantu menyelesaikan masalah tim.
B (3 Poin): Mengandalkan atasan, kurang mandiri dalam beradaptasi.
A (2 Poin): Terbawa arus lingkungan negatif.
E (1 Poin): Reaktif dan berpotensi dibenci oleh rekan baru.
Anda membutuhkan data laporan dari divisi lain untuk menyelesaikan tugas Anda yang *deadline*-nya besok. Namun, staf di divisi tersebut sangat lambat merespons pesan dan email Anda. Sikap Anda adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Komunikasi tatap muka (*direct approach*) efektif untuk mencairkan birokrasi, membangun relasi baik, dan berorientasi pada penyelesaian masalah (solutif).
E (4 Poin): Menggunakan eskalasi, cukup efektif tapi kurang membangun jejaring personal.
C (3 Poin): Mendesak, namun merusak hubungan kerja.
D (2 Poin): Mengorbankan kualitas kerja (fatal).
A (1 Poin): Pasif dan tidak berorientasi pada tujuan.
Kantor Anda mengutus Anda untuk menghadiri seminar antar-instansi tingkat nasional. Di acara tersebut, Anda sama sekali tidak memiliki kenalan. Yang Anda lakukan adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Sangat proaktif dalam membangun *networking* antar-instansi, yang merupakan tujuan utama dari penugasan tersebut.
B (4 Poin): Bersedia bersosialisasi namun pasif.
D (3 Poin): Berjejaring tapi oportunis (memilih-milih).
A (2 Poin): Tidak memanfaatkan kesempatan.
E (1 Poin): Tidak profesional dan melarikan diri dari tugas.
Saat rapat evaluasi departemen, seorang rekan kerja yang merupakan sahabat Anda secara terang-terangan mengklaim ide yang Anda ceritakan kepadanya kemarin sebagai idenya sendiri di depan atasan. Reaksi Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menjaga suasana rapat tetap kondusif, secara elegan menunjukkan kapabilitas diri, lalu menyelesaikan konflik relasi (jejaring) secara dewasa secara tertutup.
B (4 Poin): Menjaga harmoni rapat tapi mengorbankan hak diri sendiri.
D (3 Poin): Pasif-agresif, kurang etis di rapat formal.
A (2 Poin): Reaktif, merusak suasana rapat dan citra diri sendiri.
E (1 Poin): Menghancurkan jejaring kerja karena emosi sesaat.
Anda lulus CPNS dan ditempatkan di daerah pedalaman yang adat istiadatnya sangat berbeda, bahkan beberapa pantangannya bertentangan dengan kebiasaan hidup Anda sehari-hari di kota. Sikap Anda adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan kompetensi Sosial Budaya yang baik (toleransi, adaptasi lingkungan, saling menghargai pepatah "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung").
E (4 Poin): Pasif dalam berbaur, namun menghindari konflik.
B (3 Poin): Cenderung egois dan berisiko memicu konflik budaya.
D (2 Poin): Terlalu memaksakan nilai pribadi kepada masyarakat lokal (superior).
A (1 Poin): Menyerah pada tantangan kebhinekaan.
Saat makan siang di ruang istirahat, beberapa rekan kerja Anda sedang berbincang dan tanpa sengaja melontarkan lelucon yang merendahkan suku tertentu. Salah satu rekan kerja yang berasal dari suku tersebut tampak tersinggung namun diam saja. Anda akan...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menjaga harmoni secara elegan di depan umum (mengalihkan topik), namun tetap melakukan koreksi nilai kesetaraan sosial secara personal agar tidak mempermalukan siapapun.
B (4 Poin): Membela kebenaran namun bisa menimbulkan perdebatan panas.
D (3 Poin): Protes pasif, tidak menyelesaikan masalah.
E (2 Poin): Terlalu ekstrem untuk sebuah lelucon tak sengaja, bisa diselesaikan kekeluargaan dulu.
A (1 Poin): Mentoleransi rasisme.
Anda ditunjuk sebagai ketua panitia acara *gathering* akhir tahun kantor. Anggota kantor Anda berasal dari latar belakang agama dan keyakinan yang berbeda-beda, termasuk dalam hal pantangan makanan. Sikap Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Menunjukkan sensitivitas sosial budaya yang tinggi, menghargai keragaman (inklusif), dan perencana yang baik.
E (4 Poin): Opsi aman, tapi memaksakan selera semua orang ke vegetarian.
C (3 Poin): Mendelegasikan tapi sebagai ketua harusnya memastikan hal ini terkoordinasi.
A (2 Poin): Mengabaikan kelompok minoritas.
D (1 Poin): Sangat tidak menghargai (diskriminatif).
Di tengah-tengah pekerjaan tim yang sedang menumpuk dan mendesak, seorang rekan kerja beda agama meminta izin untuk melaksanakan ibadah wajib sesuai waktunya. Anda sebagai ketua tim akan...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menjunjung tinggi toleransi umat beragama, dan di saat yang sama menjaga profesionalisme pekerjaan dengan melakukan *team back-up*.
D (4 Poin): Menghargai namun transaksional.
B (3 Poin): Memberi izin tapi tidak ikhlas (mengganggu iklim kerja).
E (2 Poin): Apatis terhadap pekerjaan tim.
A (1 Poin): Menghalangi kebebasan beribadah (intoleran).
Kantor Anda baru saja mengimplementasikan sistem kearsipan elektronik yang benar-benar baru. Banyak karyawan lama yang mengeluh karena merasa sistem ini rumit dan lebih suka kertas manual. Anda sendiri juga belum terbiasa dengan sistem ini. Sikap Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan penguasaan TIK, adaptabilitas tinggi, keinginan belajar berkelanjutan (growth mindset), dan berkolaborasi membantu tim.
D (4 Poin): Mau menggunakan tapi pasif menunggu.
A (3 Poin): Menerima perubahan tapi dengan sikap negatif.
B (2 Poin): Menolak perubahan/inovasi di awal.
E (1 Poin): Menolak inovasi digitalisasi sama sekali.
Anda menerima email berlabel "URGENT" dari akun yang mengatasnamakan bagian Keuangan Pusat, meminta Anda mengklik sebuah tautan untuk memverifikasi data gaji, namun Anda melihat alamat email pengirim tersebut tampak mencurigakan (tidak resmi). Tindakan Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan literasi digital dan keamanan siber (Cyber Security) yang sangat baik. Cross-check melalui jalur resmi adalah SOP utama menangani phising.
B (4 Poin): Aman, tapi tidak membantu investigasi IT.
D (3 Poin): Berisiko membuat rekan lain tidak sengaja mengkliknya.
E (2 Poin): Buang-buang waktu membalas bot/scammer.
A (1 Poin): Sangat rentan terkena peretasan/pencurian data.
Rekan kerja Anda yang lebih senior sangat gagap teknologi. Ia selalu meminta Anda untuk mengetikkan laporan dan menginputnya ke sistem. Awalnya Anda tidak keberatan, tapi lama-lama hal ini menyita waktu kerja utama Anda. Yang Anda lakukan...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Memecahkan akar masalah (transfer of knowledge). Membantu meningkatkan literasi TIK rekan tanpa harus terus menjadi "kuli ketik" selamanya.
E (4 Poin): Sikap baik, tapi mengorbankan diri sendiri dan senior tidak belajar.
A (3 Poin): Tegas, namun kurang kooperatif di tempat kerja.
C (2 Poin): Menciptakan konflik.
D (1 Poin): Sabotase dan tidak profesional.
Anda ditugaskan merangkum data dari 100 lembar kuesioner fisik menjadi laporan digital. Tindakan yang paling mencerminkan efektivitas penggunaan TIK adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Pemanfaatan teknologi (Optical Character Recognition) untuk bekerja secara cerdas (*work smart*) dan efisien.
A (4 Poin): Mandiri, tapi cara konvensional yang memakan waktu.
B (3 Poin): Manajemen tugas, tapi bukan penerapan TIK.
D (2 Poin): Data tidak bisa diolah/direkap dengan baik.
E (1 Poin): Tidak sesuai instruksi tugas merangkum data.
Suatu hari pimpinan menugaskan Anda sebuah pekerjaan yang sebenarnya berada di luar deskripsi pekerjaan (Job Desk) utama Anda, dan Anda belum memiliki pengalaman mengerjakannya. Tanggapan Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Menunjukkan profesionalisme, semangat belajar, dan keberanian mengambil tanggung jawab untuk kemajuan organisasi.
A (4 Poin): Punya kesadaran akan batas diri, tapi kurang berani mencoba.
D (3 Poin): Solusi instan namun menghindari tanggung jawab.
E (2 Poin): Transaksional.
C (1 Poin): Pasif-agresif dan tidak profesional.
Saat laporan tahunan divisi sudah dipresentasikan oleh atasan kepada direksi, Anda baru menyadari bahwa ada salah satu data penting yang salah Anda input, dan kesalahan itu bersumber dari Anda. Yang Anda lakukan adalah...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Bertanggung jawab atas kesalahan, jujur, integritas tinggi, dan memberikan solusi perbaikan.
B (4 Poin): Ada itikad memperbaiki tapi kurang transparan.
E (3 Poin): Tanggung jawab berlebihan (melarikan diri dari penyelesaian).
A (2 Poin): Tidak jujur dan lari dari tanggung jawab.
D (1 Poin): Mencari kambing hitam.
Anda merasa badan Anda sedikit demam dan kurang sehat pagi ini. Padahal, hari ini Anda dijadwalkan menjadi pembicara utama (MC) dalam rapat tender penting dengan klien besar. Sikap profesional Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menjunjung tinggi komitmen pada tugas utama yang sangat penting (dedikasi), namun tetap memperhatikan kesehatan setelah tugas selesai.
B (4 Poin): Memberikan delegasi darurat agar acara tetap jalan.
D (3 Poin): Komunikatif dengan klien, namun berisiko merugikan perusahaan.
A (2 Poin): Meninggalkan tanggung jawab krusial di saat-saat terakhir.
E (1 Poin): Menghancurkan reputasi instansi di mata klien.
Seorang warga marah-marah kepada Anda karena menganggap syarat pendaftaran yang Anda minta terlalu berbelit-belit. Padahal syarat tersebut sudah mutlak diatur dalam Peraturan Menteri. Reaksi Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Profesionalisme dalam mengendalikan emosi, asertif, komunikatif, dan tetap menegakkan aturan tanpa kompromi negatif.
E (4 Poin): Sesuai prosedur eskalasi konflik, tapi kurang inisiatif.
A (3 Poin): Menegakkan aturan tapi reaktif.
B (2 Poin): Tidak memecahkan masalah.
D (1 Poin): Melanggar SOP / Peraturan Menteri demi kenyamanan pribadi.
Dalam sebuah proyek, Anda melakukan kekeliruan, dan seorang pegawai junior (bawahan Anda) menegur serta memberikan koreksi kepada Anda di depan anggota tim lain. Sikap Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Pemimpin yang profesional memiliki jiwa besar, tidak anti-kritik, berorientasi pada hasil kerja yang benar (bukan ego senioritas).
E (4 Poin): Menerima kritik tapi cenderung defensif/kabur.
D (3 Poin): Defensif namun masih taraf wajar.
A (2 Poin): Otoriter dan mematikan budaya *speak up*.
C (1 Poin): Pendendam dan sangat tidak profesional.
Saat istirahat kantor, Anda melihat seorang rekan kerja ASN yang secara rutin membagikan konten di media sosialnya yang terang-terangan berisi provokasi kebencian terhadap dasar negara (Pancasila) dan mendukung aksi ekstremisme. Tindakan Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Menunjukkan sikap tegas menolak radikalisme dengan melaporkan penyimpangan fatal ASN (anti-Pancasila) melalui jalur birokrasi yang sah.
D (4 Poin): Menegur secara persuasif, niatnya baik tapi kurang tegas untuk masalah dasar negara.
A (3 Poin): Menghindari paparan radikal untuk diri sendiri (pasif).
E (2 Poin): Membuat gaduh di ruang publik (tidak elegan).
B (1 Poin): Mendukung radikalisme (pelanggaran sumpah ASN).
Anda ditempatkan di lingkungan perumahan baru. Anda mendapati tetangga sekitar menolak keras untuk melaksanakan upacara 17 Agustus dan mengharamkan pengibaran bendera merah putih di lingkungannya. Bagaimana sikap Anda sebagai bagian dari masyarakat?
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Berani menunjukkan sikap nasionalisme secara nyata, namun tetap bertindak rasional dan berkoordinasi dengan aparat untuk menangani kelompok eksklusif/intoleran tanpa main hakim sendiri.
E (4 Poin): Punya jiwa nasionalisme tapi takut tekanan lingkungan.
D (3 Poin): Menyelamatkan diri sendiri dari lingkungan toxic.
C (2 Poin): Memicu bentrok horisontal antarwarga.
A (1 Poin): Terpapar arus lingkungan anti-nasionalis.
Sebuah kajian di kantor mengundang penceramah dari luar. Dalam ceramahnya, ia mulai menyisipkan narasi untuk memecah belah kerukunan antarumat beragama dan mengkafirkan paham yang tidak sepaham dengannya. Anda bertindak sebagai ketua panitia acara tersebut. Sikap Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
B (5 Poin): Menunjukkan kepemimpinan (sebagai ketua), bertindak preventif untuk mencegah penyebaran radikalisme di fasilitas kantor, namun tetap dengan cara taktis tanpa membuat anarki.
E (4 Poin): Berkoordinasi dengan pimpinan untuk tindakan.
D (3 Poin): Sikap pribadi baik (menolak paham radikal) namun gagal memimpin kelangsungan acara.
A (2 Poin): Membiarkan radikalisme menyebar luas di peserta lain.
C (1 Poin): Bertindak anarkis yang memperburuk citra institusi.
Seseorang mendekati Anda dengan membawa petisi penolakan ideologi Pancasila untuk diganti dengan sistem keagamaan tertentu. Ia membujuk Anda untuk menandatanganinya karena melihat Anda adalah sosok religius. Respons Anda...
Pembahasan (Skor 5-4-3-2-1):
C (5 Poin): Sikap Anti Radikalisme menuntut keberanian, ketegasan dan komitmen tanpa keraguan (abu-abu) terhadap Pancasila dan NKRI.
D (4 Poin): Menolak, namun secara tidak langsung (mengambil kertas tanpa tandatangan).
B (3 Poin): Menghindari konfrontasi.
E (2 Poin): Menunjukkan keraguan terhadap ideologi negara.
A (1 Poin): Ikut serta dalam gerakan makar/anti-Pancasila (Fatal).
RAF Academy