1. Struktur Atom & Sistem Periodik
Pemahaman kimia dimulai dari partikel terkecil penyusun materi, yaitu Atom. Teori atom berkembang dari Dalton, Thomson, Rutherford, Bohr, hingga Mekanika Kuantum.
[Image of models of the atom through history]Dalam mekanika kuantum, kedudukan elektron ditentukan oleh 4 bilangan kuantum: Utama ($n$), Azimut ($l$), Magnetik ($m$), dan Spin ($s$). Elektron valensi inilah yang menentukan posisi unsur dalam Golongan dan Periode pada Sistem Periodik Unsur (SPU).
2. Ikatan Kimia & Bentuk Molekul
Unsur-unsur berikatan untuk mencapai kestabilan oktet/duplet. Ada tiga ikatan intra-molekul utama: Ikatan Ion, Ikatan Kovalen, dan Ikatan Logam.
Bentuk suatu molekul diramalkan menggunakan Teori VSEPR. Bentuk molekul bergantung pada jumlah Pasangan Elektron Ikatan (PEI) dan Pasangan Elektron Bebas (PEB) pada atom pusat.
3. Stoikiometri
Stoikiometri adalah perhitungan kuantitatif dalam ilmu kimia. Fondasi utamanya adalah Konsep Mol.
Prinsip ini sesuai dengan Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier). Apabila ada dua pereaksi yang diketahui massanya, Anda harus menentukan Pereaksi Pembatas.
4. Termokimia & Laju Reaksi
Termokimia mempelajari perubahan Entalpi ($\Delta H$). Reaksi eksoterm melepaskan kalor, endoterm menyerap kalor.
Faktor yang mempercepat laju reaksi meliputi: luas permukaan, suhu, konsentrasi, dan Katalis.
5. Larutan & Kesetimbangan Kimia
Arah pergeseran kesetimbangan diatur oleh Asas Le Chatelier. Di bidang larutan, pemahaman Asam-Basa mendominasi soal UTBK.
[Image of pH scale showing various common substances]6. Kimia Karbon (Senyawa Organik)
Senyawa hidrokarbon terbagi menjadi Alkana, Alkena, dan Alkuna. Materi akan semakin kompleks saat hidrokarbon mengikat Gugus Fungsi.
Jenis-jenis reaksi organik meliputi: Reaksi Adisi, Reaksi Substitusi, dan Reaksi Eliminasi.
RAF Academy