a. Penalaran Induktif
Penalaran induktif adalah kemampuan untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian khusus guna menemukan prinsip dan aturan umum yang mendasarinya. Berbeda dengan deduktif yang pasti, kesimpulan induktif bersifat "kemungkinan" (probabilitas) berdasarkan pola yang diamati.
Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam subtes Penalaran Induktif:
- Kesesuaian Pernyataan: Menganalisis teks atau paragraf untuk menentukan pernyataan mana yang paling "Mungkin Benar", "Pasti Salah", atau "Tidak Dapat Disimpulkan" berdasarkan teks tersebut. Hindari menggunakan asumsi pribadi di luar teks.
- Sebab-Akibat: Menentukan hubungan logis antara dua pernyataan. Anda harus menganalisis apakah pernyataan 1 merupakan penyebab pernyataan 2, atau justru sebaliknya, atau keduanya merupakan akibat dari penyebab ketiga yang tidak disebutkan.
b. Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif adalah kemampuan seseorang untuk bernalar secara logis dengan menggunakan premis-premis dan prinsip yang telah diketahui sebelumnya untuk menarik suatu kesimpulan. Kesimpulan yang ditarik bersifat mutlak benar secara struktur logika.
Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam Penalaran Deduktif:
- Simpulan Logis (Silogisme): Menarik kesimpulan dari 2 premis atau lebih dengan menggunakan hukum logika dasar.
- Penalaran Analitik: Membaca syarat/kondisi posisi atau urutan yang kompleks, lalu menentukan pernyataan mana yang pasti benar berdasarkan syarat tersebut.
Rumus Dasar Silogisme
1. Modus Ponens: Jika $p \rightarrow q$, dan premis $p$ terjadi, maka kesimpulannya adalah $q$.
$$ p \rightarrow q $$ $$ p $$ $$ \therefore q $$2. Modus Tollens: Jika $p \rightarrow q$, dan premis $\sim q$ (negasi q) terjadi, maka kesimpulannya adalah $\sim p$.
$$ p \rightarrow q $$ $$ \sim q $$ $$ \therefore \sim p $$3. Silogisme Transitif: Jika $p \rightarrow q$, dan $q \rightarrow r$, maka kesimpulannya adalah $p \rightarrow r$.
$$ p \rightarrow q $$ $$ q \rightarrow r $$ $$ \therefore p \rightarrow r $$c. Penalaran Kuantitatif
Penalaran Kuantitatif adalah kemampuan penalaran yang menekankan pada penarikan kesimpulan berdasarkan data-data atau informasi kuantitatif. Pada subtes ini, kamu tidak perlu menghapalkan rumus-rumus matematika yang rumit, melainkan lebih memerlukan pengetahuan matematika sederhana dan insting logika angka.
Berikut kisi-kisi materi yang akan diujikan dalam Penalaran Kuantitatif:
- Kuantitas: Mengukur kemampuan membandingkan dua nilai (misal antara variabel $P$ dan $Q$), kemudian menentukan mana yang lebih besar, sama, atau apakah informasinya tidak cukup untuk memutuskan.
- Hubungan matematika sederhana: Menyelesaikan persoalan matematika keseharian berdasarkan teks cerita pendek.
- Aritmatika dasar: Menganalisis operasi hitung campuran seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dari pola angka yang disajikan.
RAF Academy